Berita

Pemaparan hasil survei Galidata terkait elektabilitas 3 pasangan capres-cawapres di Jakarta, Kamis (11/1)/RMOL

Politik

Elektabilitas Ganjar-Mahfud Lampaui Prabowo-Gibran di Jateng dan Jatim

KAMIS, 11 JANUARI 2024 | 18:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Elektabilitas calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dicatat mengungguli Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dalam hasil survei Gagas Lintas Data (Galidata.id).

Hal ini terungkap saat Direktur Eksekutif Galidata.id, Bey Arif Budiman, memaparkan hasil surveinya di Hotel Tamarin, Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/1).

"Secara nasional, Galidata mendapati bahwa Ganjar-Mahfud memuncaki klasemen elektabilitas sebesar 36,2 persen. Sementara Prabowo-Gibran 33,3 persen, dan disusul pasangan Anies-Muhaimin 26,1 persen," ucap Bey dalam paparannya.


Dia menjelaskan, surveinya juga memetakan secara khusus keterpilihan 3 capres terhadap pemilih di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Timur (Jatim).

Bey menyebutkan, elektabilitas Ganjar-Mahfud hanya keok di wilayah Jabar. Sementara, dua wilayah bagian Pulau Jawa lainnya yaitu Jateng dan Jatim, diungguli Ganjar-Mahfud.

"Di Jawa Barat, Prabowo unggul sebesar 40 persen. Di bawahnya Anies dengan perolehan 28,1 persen, dan Ganjar dengan capaian 22 persen," urai Bey.

"Untuk Jawa Tengah, Ganjar-Mahfud memimpin dengan perolehan 43,7 persen, Prabowo-Gibran dengan 27 persen, dan pasangan Anies-Muhaimin 24 persen," sambungnya.

Sementara di Jatim, Ganjar-Mahfud memimpin tipis dengan perolehan 37,1 persen, Anies-Muhaimin dengan 30 persen, dan Prabowo-Gibran 27,6 persen.

"Over sampel ini dilakukan agar informasi yang diperoleh dari responden mampu lebih mendekati gambaran situasi politik populasi di masing-masing provinsi," tambah Bey menerangkan.

Survei Galidata dilaksanakan pada rentang 24 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024 di seluruh wilayah Indonesia.

Penetapan proporsi sampel di masing-masing kabupaten/kota menggunakan proporsi populasi nasional (Purposive Sampling). Survei ini melibatkan 1.200 responden, dengan sampling error 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Ada over sampel sebesar 800 responden di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dah Jawa Barat, dengan margin of error di masing-masing provinsi tersebut adalah 3,2 persen. 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya