Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, di kediamannya/RMOL

Politik

Soal Lahan Prabowo, JK: Jokowi Bisa Dijadikan Saksi

RABU, 10 JANUARI 2024 | 20:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), tak mempermasalahkan jika Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Anies dilaporkan Pendekar Hukum Pemilu Bersih (PHPB) ke Bawaslu RI, karena dianggap menyerang Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, terkait kepemilikan lahan seluas 340 ribu hektare.

Menurut JK, yang disampaikan Anies pada debat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (7/1), hanya mengulangi pernyataan Jokowi yang pernah disampaikan pada debat Capres 2019.


"Kalau diperiksa gampang, Anies minta kesaksian dari pak Jokowi. Kan yang pertama ngomong (soal lahan) pak Jokowi," kata JK, di kediamannya, kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/1).

Masih menurut JK, saat itu Jokowi menyebut Prabowo memiliki 220 ribu hektare lahan di Kalimantan Timur, dan menguasai 120 ribu hektare lahan lain di Aceh Tengah.

"Kalau ditanya dari mana data Anies? Dari pak Jokowi. Panggil pak Jokowi, baru ramai negeri ini," seloroh JK.

Seperti diketahui, PHPB menganggap Anies melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf c juncto Pasal 521 UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu, dan Pasal 72 ayat (1) huruf c Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20/2023 tentang Kampanye Pemilu.

Aturan itu berisi larangan peserta Pemilu "menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta Pemilu yang lain", dengan konsekuensi pidana paling lama 2 tahun penjara dan denda Rp24 juta.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya