Berita

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Prof Semiarto Aji Purwanto/RMOL

Politik

Cegah Otoritarianisme Butuh Partisipasi Publik

RABU, 10 JANUARI 2024 | 20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keterlibatan aktif masyarakat diperlukan untuk mencegah Indonesia menjadi negara otoritarian. Penegakkan hukum yang adil juga harus diterapkan, agar tidak ada pihak yang berlaku sewenang-wenang.

Pernyataan itu disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Prof Semiarto Aji Purwanto, pada diskusi bertema Sumber-sumber Otoritarianisme dalam Budaya Politik Indonesia, di Ambhara Hotel, Jalan Iskandarsyah Raya, Jakarta Selatan, Rabu (10/1).

"Bahwa orang menggunakan otoritasnya karena ada kewenangan tertentu, memang harus. Karena pemimpin punya otoritas. Tetapi digunakan untuk apa?" Aji balik bertanya.


Menurutnya, sikap otoriter muncul karena memang karakter, dan bisa terjadi karena dipengaruhi lingkungan.

"Bila dalam melaksanakan kewenangan merugikan orang, kita bilang itu otoriter. Lalu apakah yang sekarang ini otoriter? Ya temen-temen nilai sendiri," kata Aji, seolah enggan berspekulasi.

Meski begitu dia menggarisbawahi, bila Indonesia benar-benar menganut sistem demokrasi, seharusnya otoritarianisme tidak ada.

"Bila kita percaya sistem demokrasi, maka rekrutmen politik harus terbuka. Basisnya achievement, meritokrasi," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya