Berita

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam konsolidasi partai di Kabupaten Bogor, Rabu (10/1)/RMOLJabar

Politik

Demokrat Menang, SBY Akan Perjuangkan Kenaikan Gaji TNI, Polri, hingga Pensiunan

RABU, 10 JANUARI 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada 14 agenda yang disiapkan Partai Demokrat andai kembali ke pemerintahan nasional usai Pemilu 2024. Seluruh agenda tersebut bisa dilaksanakan kalau Demokrat juga mendapat suara yang kuat di DPR RI dan DPRD.

Salah satu agenda itu adalah memperjuangkan kenaikan gaji bagi ASN, TNI, Polri, tenaga kesehatan, hingga guru.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat turun gunung melakukan konsolidasi bersama ribuan kader partai di Kabupaten Bogor, Rabu (10/1).


"Jika kami kembali ke pemerintahan, akan berjuang habis agar gaji ASN, TNI, Polri, guru, tenaga kesehatan, perangkat desa, dan pensiunan itu benar-benar setiap tahun dinaikkan. Demokrat bukan hanya janji tanpa bukti, karena dulu itu kami jalankan," ucap SBY dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (9/1).

Presiden ke-6 RI ini menyampaikan, dirinya sering mendengar dan banyak orang-orang berbicara tentang nasib guru honorer dan pegawai honorer yang belum maksimal.

Untuk itu, dirinya lagi-lagi mengatakan, jika nanti Demokrat kembali ke pemerintahan dan kuat di DPR RI maka secara bertahap para guru honorer dan pegawai honorer itu akan diangkat.

"Ini bukan janji kosong, karena dulu waktu saya mengemban amanah sudah kita angkat 1,1 juta pegawai dan guru honorer," ungkap SBY.

Menurut dia, rakyat hidupnya harus sejahtera. Kalau ada kesusahan ekonomi dan APBN, maka Pemerintah lah yang harus bertanggung jawab.

"Jangan sampai rakyat kantongnya kempes, dan intinya rakyat tidak boleh susah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya