Berita

Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan di Bogor, Jaw Barat, Minggu (7/1)/Net

Politik

Kedekatan Zulhas dan Jokowi Bikin PAN Kokoh di Papan Tengah

RABU, 10 JANUARI 2024 | 17:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kedekatan Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut memengaruhi elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) menjelang Pemilu 2024.

Merujuk survei Indonesia Political Opinion (IPO), PAN stabil berada di papan tengah, sementara partai lain mengalami penurunan elektabilitas yang cukup signifikan.

"Posisi PAN konsisten di saat beberapa parpol lain mengalami penurunan elektabilitas. Artinya ada faktor yang berpengaruh, salah satunya kedekatan Zulhas dengan Presiden Jokowi," kata Direktur IPO, Dedi Kurnia Syah saat mengungkap hasil survei terbarunya, Rabu (10/1).


Dedi mengurai perbandingan survei IPO periode 1 sampai 7 Januari 2024 dengan 10 sampai 17 November 2023. Disebutkan, beberapa partai politik mengalami penurunan elektabilitas yang cukup signifikan, seperti Nasdem dari 7,9 persen menjadi 5,7 persen, Gerindra dari 16,5 persen menjadi 15,3 persen.

Lalu PKB dari 9,4 persen menjadi 9,2 persen, PKS dari 5,8 persen menjadi 5,0 persen, dan Perindo dari 4,1 persen menjadi 3,7 persen.

"Sementara PAN meskipun menurun, tapi tidak cukup signifikan dari 6,4 persen menjadi 6,1 persen. Menurut saya, PAN cukup kuat mempertahankan posisinya di urutan tengah," jelas Dedi.

Konsistensi PAN juga tidak lepas dari kepiawaian Zulhas dalam memanfaatkan momentum politik, seperti iklan di media televisi.

"Dari popularitas iklan di televisi, PAN nomor dua dengan poin 43,1 persen, membayang-bayangi PDIP dengan 51,1 persen. Sementara urutan ketiga ada Gerindra dengan poin 36,6 persen," tutup Dedi.

Survei IPO digelar pada 1 sampai 7 Januari  2024 dengan melibatkan 1.200 responden. Margin of error survei ini sekitar 2,5 persen dengan tingkat akurasi data 95 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya