Berita

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto/Ist

Publika

Prabowo Memilih Diam saat Diolok-olok

OLEH: ANDRE VINCENT WENAS
RABU, 10 JANUARI 2024 | 15:00 WIB

AKHIRNYA viral kemana-mana potongan debat capres:

Anies Baswedan: “Berapa skor yang bapak berikan atas kinerja Kementerian Pertahanan yang dipimpin oleh bapak Prabowo, silahkan Pak Ganjar.”

Ganjar Pranowo: “Lima.”


Anies Baswedan: “Menurut saya skornya justru di bawah lima Mas Ganjar, kalau lima itu ketinggian Mas Ganjar, terima kasih.”

Ganjar Pranowo: “Ya sebut saja angkanya berapa gitu lho, kayak saya gitu lho, jangan di bawah lima, sebut saja berapa?”

Anies Baswedan: “sebelas Mas, dari seratus.” Lalu penonton pun bersorak-sorai riuh rendah.

Sementara Prabowo Subianto hanya diam seribu bahasa.

Tapi potongan video debat yang menampilkan ekspresi Prabowo yang terdiam menyimak dialog dua capres lain yang sedang membicarakan dirinya ini justru jadi viral.

Komentar-komentar simpati justru berdatangan untuk Prabowo yang tidak membalas cemoohan kedua rivalnya itu.

Melihat itu kita sempat terheran-heran, bukankah biasanya Prabowo itu berapi-api dan galak?

Seorang teman malah bergumam, “Hmm… inilah momentumnya, inilah moment of truth-nya Prabowo, publik malah simpatik kepadanya. Momen diamnya Prabowo justru emas, sementara kedua rivalnya justru melakukan blunder.”

Begini, “Seketika nampaknya Prabowo kalah, tetapi setelah beberapa waktu berselang dan publik melihat kembali momen ekspresi Prabowo yang diam saja saat dihina dan dicemooh oleh Anies dan Ganjar, publik justru jatuh hati, terharu padanya.”

Kita pun ikut-ikutan menyimak kembali potongan video yang viral itu. Terbaca tatapan kekecewaan Prabowo disana. Tapi dia memilih untuk diam. Menahan dan menelan semua cemoohan itu bagi dirinya.

Prabowo tidak balas mengomentari balik. Dan memang tidak perlu membalas dengan komentar yang lebih pedas, misalnya dengan kinerja Anies semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta dan Ganjar selagi jadi Gubernur Jawa Tengah. Ah tak perlulah itu. Lebih baik diam saja.

Dari pada jadi panggung untuk saling memaparkan kejelekan masing-masing, lebih bermanfaat untuk membawa publik ke arena adu gagasan cerdas.

Tapi sayang hal itu tidak terjadi, bukan adu gagasan tapi cuma adu gas-gas-an antara Anies dan Ganjar. Sebagian penonton pun bersorak-sorai.

Dan Prabowo tetap memilih diam. Memang, teristimewa dalam momen ini, silence is golden! Diam itu emas.

Sunyi banyak memberi kesempatan kita untuk berpikir jernih.

Penulis adalah Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis Perspektif (LKSP) Jakarta

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya