Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Pasang Foto Prabowo-Gibran di Baliho Rugikan Caleg Demokrat

RABU, 10 JANUARI 2024 | 14:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat realistis dan rasional menentukan langkah politiknya. Meski seolah tidak dianggap di Koalisi Indonesia Maju, namun misi Demokrat adalah menjadi partai papan atas pada Pemilu 2024.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengatakan, tidak dipasangnya foto Prabowo-Gibran di banner, baliho, atau spanduk Caleg Demokrat, karena tidak memiliki efek ekor jas bagi Parpol pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu.

"Itu wajar-wajar saja, itu rasional juga. Apalagi Caleg Demokrat memasang Prabowo-Gibran di kantong-kantong suaranya Pak Anies dan Ganjar, itu akan merugikan Demokrat," kata Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/1).


Menurutnya, tidak mengherankan jika Demokrat membebaskan Calegnya memasang atau tidak Paslon Capres-Cawapres yang diusung.

"Karena mengganggu tingkat keterpilihan Caleg, sehingga disesuaikanlah program dengan selera di Dapil, dan disesuaikan juga foto-foto Caleg yang dipajang, disesuaikan selera yang ada di Dapil tersebut," kata Pangi.

Pangi menambahkan, Demokrat ingin lolos ambang batas parlemen dan menjadi partai politik terbesar di 2024 nanti.

"Jadi, bagi mereka siapapun presidennya enggak akan terlalu ngefek, dan tidak terlalu penting juga. Tapi Demokrat ingin jadi partai papan atas," tutup Pangi.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya