Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Repro

Politik

HUT 51 PDIP

Megawati Jengkel Ada Elite Lupa Akar Rumput

RABU, 10 JANUARI 2024 | 12:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengungkapkan kekesalannya terhadap para elite yang melupakan akar rumput.

Kekesalan Megawati itu diungkapkan dalam pidato politiknya di perayaan HUT ke-51 PDIP yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/1).

Mulanya, Megawati bercerita saat dirinya bertanya kepada capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD terkait kesediaannya dicalonkan sebagai capres dan cawapres.


"Kalau saya memang berkeinginan Pak Ganjar saya tanya dulu, 'kalau kamu ditugasi, nanti marah juga orang bilang saya tugasi, memang saya harus menugasi (karena) beliau kader," ujar Megawati.

"Kalau Pak Mahfud saya tanya juga, kalau nanti saya jadikan presiden dan apresiasi harus jalankan ya, yang namanya rencana untuk bagaimana memimpin bangsa dan negara ini," imbuhnya.

Menurut Megawati, komitmen kebangsaan dan kerakyatan para calon pemimpin harus selaras dengan cita-cita luhur para pendiri bangsa dan kehendak rakyat Indonesia.

Presiden kelima RI itu lantas mengenang masa-masa saat kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo, masih berusia kanak-kanak. Ia selalu mengajarkan mereka untuk tidak melupakan akar rumput.

"Saya bawa Mbak Puan, Mas Nanan dari sejak masih TK kalau pergi ke TMP saya sebagai bawa bunga yang berlebih, saya bilang pada mereka, "setelah kita keluarga kita, kita tabur bunga, kamu cari nisan-nisan yang tidak bernama",” tutur Megawati.

Atas dasar itulah, Megawati mengaku geram jika ada elite yang melupakan akar rumput. Menurutnya, akar rumput tidak boleh dilupakan.

"Sekarang para elitenya, orang-orang yang berkelayakan melupakan yang namanya akar rumput, yang namanya wong cilik yang masih sengsara, yang tidak berkeadilan," pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya