Berita

Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka di acara "Gibran Mendengar' yang dilaksanakan di pinggir Pantai Discovery Mall, Denpasar, Selasa (9/1)/Ist

Politik

Di Depan Gibran, Artis Sheila Marcia Keluhkan Pekerja WNA Ilegal di Bali

RABU, 10 JANUARI 2024 | 10:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka mendengarkan masukan dari sejumlah penggiat ekonomi masyarakat melalui acara 'Gibran Mendengar' di pinggir Pantai Discovery Mall, Denpasar, Selasa (9/1).

Beberapa peserta diskusi mengeluhkan banyaknya pekerja asing yang bekerja tanpa izin di sektor hiburan di Bali.

Salah satu kegelisahan diungkapkan oleh Sheila Marcia, bekas aktris dan model yang kini melakoni pekerjaan sebagai disc jockey di Bali.


Sheila mengaku paham bila sektor pariwisata menjadi daya tarik utama Bali. Namun Sheila menyayangkan jika bidang tersebut justru diisi oleh pekerja asing yang tidak mengantongi izin.

"Di Bali ini saya tahu kalau tourism itu memang nomor 1 ya, banyak bisnis juga berjalan karena tourism. Tapi di sini, saya sama suami sebagai disc jockey yang base di Bali itu banyak merasakan pekerja-pekerja yang malah banyak diutamakan itu WNA," kata Sheila.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Widi, pemilik sekolah berselancar (surfing) di Bali Utara yang harus bersaing dengan WNA.

"Sejak Corona, saya merasa seperti kita itu tidak berkompetisi dengan warga sendiri, tapi kita juga sekarang berkompetisi dengan warga negara asing," kata Widi.

Widi menyayangkan apabila para WNA melakukan pekerjaan tersebut secara ilegal.

"Jadi banyak sekali, WNA yang memakai visa mereka itu membuka usaha," tambah dia.

Gibran menyimak masukan dan keluhan yang disampaikan oleh peserta diskusi. Dia mengaku akan mengkaji semua hal yang disampaikan.

“Saya sampaikan terima kasih, kami akan mengkaji  masukan bapak ibu semua.” kata Gibran.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya