Berita

Jurubicara TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim/Ist

Politik

TPN Ganjar-Mahfud: Prabowo Tak Menguasai Substasi Debat Capres

RABU, 10 JANUARI 2024 | 09:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dinilai tak siap menghadapi debat capres ketiga yang mengangkat tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik, pada Minggu kemarin (7/1).

Jurubicara TPN Ganjar-Mahfud, Chico Hakim menilai capres nomor 3 Ganjar Pranowo lebih siap dan sangat menguasai masalah-masalah yang dibahas dalam debat tersebut.

"Pak Prabowo sama sekali tidak siap menghadapi debat, entah karena kesiapan atau memang sesungguhnya beliau tidak menguasai substansi sama sekali, karena  ketika debat beliau tidak menyampaikan substansi, beliau hanya menyampaikan cita cita besar, semua hanya normatif," kata Chico wartawan, Rabu (10/1).


Chico menyatakan, dari debat kemarin terlihat jelas Ganjar tidak hanya mempersiapkan diri untuk debat, tetapi telah mempersiapkan diri untuk menjadi Presiden RI selanjutnya. Menurutnya, Ganjar telah menyampaikan gagasan-gagasan terkait pertahanan hingga hubungan luar negeri.

"Beliau mempersiapkan diri selain menghadapi debat ini, beliau juga mempersiapkan diri serius untuk menjadi presiden republik Indonesia," kata Chiko.

Lebih lanjut, politikus PDIP itu menyinggung soal ajakan Prabowo untuk membahas masalah pertahanan di luar debat capres. Menurutnya, Prabowo aneh karena tak mau membuka apa yang ditanyakan Ganjar dalam debat kemarin.

"Saya rasa itu sesuatu yang aneh karena memang esensi sebuah debat adalah mendebatkan apa yang menjadi visi misi pertahanan di ruang publik, kalau dibilang rahasia, yang tidak rahasia pun tidak disampaikan oleh Prabowo, menurut saya Pak Prabowo tidak siap berdebat atau bahkan beliau tidak menguasai substansi kementerian yang dia pimpin," demikian Chiko.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya