Berita

Ilustrasi surat suara Pemilu 2024/Net

Nusantara

Ratusan Surat Suara Caleg DPR RI di Purwakarta Rusak

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 16:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

  Kerusakan logistik Pemilu 2024 juga ditemukan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Surat suara rusak yang berjumlah ratusan lembar itu ditemukan saat proses sortir dan pelipatan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta memastikan ada 404 surat suara DPR RI yang rusak hingga hari kedua penyortiran.

"Di hari pertama ada 139 surat suara rusak. Hari kedua, Senin (8/1), ada 265. Jadi total ada 404 surat suara rusak dari 161.500 yang sudah disortir," papar Komisioner KPU Purwakarta, Oyang Este Binos, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (9/1).


Menurutnya, surat suara yang rusak itu nantinya bakal dilaporkan ke KPU RI untuk diganti yang baru.

"Kerusakan yang ditemukan di antaranya ada yang terkena bercak noda, logo KPU tidak tercetak atau mengkerut surat suaranya, ada juga yang sobek. Kami laporkan ke KPU RI bila penyortiran selesai," ujarnya.

Binos juga menjelaskan, sortir surat suara dilakukan secara estafet. Setelah DPR RI, penyortiran selanjutnya untuk surat suara DPRD provinsi, kabupaten, dan surat suara untuk kebutuhan Pilpres.

"Target kita, sampai 20 Januari seluruh surat suara telah tersortir. Mudah-mudahan selesai sesuai rencana," tuturnya.

Dalam kegiatan penyortiran ini, lanjut Binos, pihaknya melibatkan seluruh unsur untuk mengawasi, termasuk kepolisian dan TNI.

Jumlah surat suara yang disortir hari ini, terang dia, yakni sebanyak 75.860 lembar surat yang masih dikemas dalam boks. Untuk satu boks, berisi 500 lembar surat suara.

Adapun surat suara untuk kebutuhan Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang berjumlah 3.743.005 lembar, atau 13.465 boks. Jumlah itu merupakan akumulasi untuk kebutuhan Pileg dan Pilpres.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya