Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Setelah Membasmi Hamas, Israel Bakal Kurangi Operasi Militer di Gaza Utara

SELASA, 09 JANUARI 2024 | 15:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kembali mengungkap strategi perang mereka di Jalur Gaza.

Juru Bicara IDF Daniel Hagari menjelaskan, rencana Israel yang akan menurunkan aktivitas militernya di Gaza Utara setelah penumpasan Hamas, akhirnya berhasil dilakukan.

"Tentara Israel akan mengurangi operasinya di Gaza setelah mereka melakukan pembongkaran terhadap kerangka militer Hamas di Jalur Gaza utara," kata Hagari, seperti dimuat Al Jazeera pada Selasa (9/1).


Baru-baru ini Israel merilis daftar nama komandan Brigade Qassam Hamas yang berhasil mereka bunuh.

Disebutkan bahwa saat ini, 12 batalyon Hamas mulai hancur dan personilnya banyak yang melarikan diri karena tidak ada komandan yang memimpin.

Israel menggunakan segala cara untuk melemahkan Brigade Qassam dengan menargetkan komandan mereka. IDF seringkali menggunakan roket presisi yang ditembakkan dari helikopter dan drone.

Namun, Hamas telah mengetahui strategi Israel sejak lama, oleh sebab itu setiap unit-unitnya beroperasi berdasarkan prinsip bahwa setiap komandan selalu memiliki setidaknya satu wakil yang dilatih dan diberi pengarahan pada tingkat yang sama.

Ketika komandan Hamas dalam pertempuran, rantai suksesi akan naik satu tingkat dan unit tersebut akan langsung memiliki komandan baru dalam beberapa jam.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya