Berita

Debat Pilpres 2024 yang digelar KPU RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1)/Repro

Politik

Bela Prabowo, Garuda: Pesawat Bekas Tidak Berarti Rusak

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 22:28 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembelian pesawat bekas sebagai penguatan alutsista pertahanan Indonesia tidak seseram yang dinarasikan saat debat Pilpres 2024, Minggu (7/1).

Pada debat Pilpres 2024 semalam, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan kompak menyerang Prabowo Subianto yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

"Pembelian pesawat bekas dinarasikan seolah bisa membahayakan para prajurit ketika menerbangkan pesawat. Ini narasi akal-akalan," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, Senin (8/1).


Menurut Teddy, pesawat bekas yang dibeli Kemhan RI bukan berarti alutsista tersebut rusak dan bisa membahayakan prajurit.

"Jadi kalau Ganjar bilang kasihan sama prajurit, tentu ini akal-akalan. Tidak mungkin ada pesawat tidak layak terbang lalu dibawa prajurit. Tidak mungkin juga (Kemhan) beli pesawat yang tidak layak terbang," kritiknya.

Ia lantas mengibaratkan alutsista bekas seperti sebuah mobil bekas. Selama ini, mobil bekas menjadi opsi pilihan masyarakat karena terbukti masih layak digunakan.

"Yang jelas framing negatif tersebut bagian dari strategi rival. Tinggal masyarakat menilai, apakah framing dan pembodohan seperti itu layak atau tidak dalam debat," tutupnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya