Berita

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, saat tampil di debat ketiga Pilpres 2024, di Hall Indoor Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu malam (7/1)/Repro

Politik

Dianggap Cerdas, Anies Makin Populer di Medsos Usai Debat Capres

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Debat yang telah digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 3 kali, dinilai mampu memberikan efek positif terhadap popularitas calon presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan.

Sosok yang berpasangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar itu tercatat lebih banyak dibicarakan di media sosial (medsos) usai melakoni debat, berdasarkan analisis data Institute for Development of Economics and Finance (Indef).

"Calon presiden dari paslon 01 Anies Baswedan dicatat sebagai paslon yang paling populer dan mendominasi percakapan media sosial," ujar Data Analyst Continuum Indef, Maisie Sagita, dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/1).


Maisie menjelaskan, popularitas Anies berada jauh di atas capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, dan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

"Anies Baswedan mendapat 42,3 persen rata-rata sorotan Netizen di Twitter, Youtube, dan TikTok, disusul oleh Prabowo Subianto dengan 36,2 persen dan Ganjar Pranowo dengan 21,5 persen," bebernya.

Maisie mengungkapkan, dari sentimen unggahan para netizen di 3 platform digital tersebut, Anies populer karena satu hal.

"Anies dinilai publik sebagai sosok yang mencerahkan. Anies juga dinilai sebagai sosok yang cerdas dan mampu membawa Indonesia menuju perubahan," jelas Maisie.

"Netizen masih menempatkan Anies Baswedan yang diakui memang pintar dan mendapat 67,94 persen responden (yang menganggap sebagai capres yang paling cerdas)," tambahnya. 

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya