Berita

Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, di Gorontalo/Ist

Politik

Diundang Prabowo Diskusi soal Anggaran Kemenhan, Anies: Harus di Depan Rakyat

SENIN, 08 JANUARI 2024 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, menanggapi tawaran Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, untuk berdiskusi terkait anggaran Kementerian Pertahanan.

Menurut Anies, sebaiknya Prabowo blak-blakan menjelaskan hal itu di forum terbuka, bukan di ruang tertutup. Sebab menyangkut kepentingan rakyat Indonesia.

"Yang dibahas adalah kebijakan yang disusun menggunakan uang pajak. Uang pajak itu didapat dari rakyat, sehingga semua pembahasan terkait pemanfaatan uang rakyat harus di depan rakyat," kata Anies, saat tiba di Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo, Senin (8/1).


Menurut Anies, debat Capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tadi malam merupakan kesempatan menjelaskan hal itu kepada rakyat.

"Kesempatan menjelaskan itu harus digunakan dan ini bukan obrolan antarpribadi, tapi ini obrolan terkait kebijakan, harus di depan orang banyak," tegas Anies.

Seperti diketahui, Prabowo meminta Anies menyediakan waktu untuk sekadar berdiskusi terkait anggaran Kemenhan dengan dirinya saat debat capres di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (7/1).

Prabowo merasa kurang etis jika harus membuka kekurangan negara di hadapan publik.

"Jadi saya mengundang, kita bicara terbuka, silakan. Tapi saya ingatkan, bapak cinta atau tidak dengan negara ini? Masa kita mau buka semua kekurangan kita, semua masalah kita, kita buka di depan umum?" Prabowo balik bertanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya