Berita

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo berbicara setelah acara debat presiden/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Sayangkan Prabowo Tak Bisa Ungkap Data di Debat Capres, Ganjar: Kalau Tidak Siap Jangan Ikut!

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 23:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyayangkan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, yang tak bisa mengungkap data yang dianggapnya benar dalam debat capres yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (7/1).

Prabowo dinilai tidak mampu menjawab pertanyaan Ganjar mengenai MEF Indonesia yang menurun menjadi 65,49 persen dari target seharusnya 79 persen.

“Ketika ada statement data yang tidak benar, maka saya tunjukan data. Yang saya kepingin dalam konteks debat, data saya dibantah. Sayang, saya tidak mendapatkan itu,” sesal Ganjar seusai debat capres.


Atas dasar itu, Ganjar menyarankan semua pihak untuk lebih berhati-hati mengenai data.

“Maka ketika kita berbicara, sebaiknya kita sama-sama hati-hati,” kata mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

Saat ditanya perihal ajakan Prabowo untuk adu data di luar forum debat capres, Ganjar menilai bahwa jika data diungkap di tempat tertutup maka tidak perlu ada forum debat.

“Debatnya hari ini, kenapa mesti besok? Kalau  memang tidak siap, jangan berdebat. Kalau mau siap, ya persiapkan dengan baik debat itu,” tegasnya.

Dalam debat, Prabowo mengaku waktunya tidak cukup untuk menjabarkan data lengkap. Ia berjanji akan mengungkapkan data soal MEF tersebut dan mengajak Ganjar bertemu untuk membahasnya.

"Maka kalau kemudian waktunya terbatas,  itulah ujian yang paling bagus, maka kalau Anda tidak perform, jangan menantang pada ruang lain,” demikian Ganjar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya