Berita

Capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Ganjar Ingin Ada Kesepakatan Sementara untuk Konflik Laut China Selatan

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 20:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mandeknya penyelesaian konflik di Laut China Selatan selama puluhan tahun menjadi salah satu pembahasan selama Debat Capres 2024 dengan tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, geopolitik, globalisasi, dan politik luar negeri.

Dalam pertanyaan yang disampaikan moderator, disebutkan bahwa konflik Laut China Selatan belum selesai, dengan Code of Conduct (CoC) yang belum ramping. Bahkan saat ini Laut China Selatan menjadi arena hegemoni antara Amerika Serikat dan China.

Terkait hal ini, capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo mengusulkan agar dibentuknya kesepakatan sementara, dengan tujuan untuk mencegah situasi yang tidak diinginkan.


"Indonesia bukan claimant, jadi sebenarnya kita punya banyak langkah untuk dilakukan," kata Ganjar di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu malam (7/1).

Langkah pertama yang perlu dilakukan menurut Ganjar adalah evaluasi upaya penyelesaian konflik. Bahkan setelah dibuat Declaration of Conduct (DOC), namun konflik 20 tahun itu belum menemukan titik terang.

"Usulan kami jelas dan clear. Apa itu? Kesepakatan sementara. Kenapa kesepakatan sementara perlu didorong dan inisiatif? Agar kita bisa mencegah situasi yang tidak diinginkan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Ganjar menyoroti upaya modernisasi militer China yang diperkirakan rampung pada 2027. Jika China semakin kuat, maka bukan tidak mungkin potensi konflik menjadi kenyataan.

"Mungkin perangnya tidak sampai ke Indonesia, tapi kita bisa kena dampaknya," imbuh dia.

Langkah lain yang diusulkan oleh Ganjar adalah penguatan patroli di wilayah Laut China Selatan. Untuk itu dibutuhkan infrastruktur seperti tanker-tanker terapung bagi TNI AL.

Infrastruktur ini diperlukan agar logistik menjadi murah, sehingga patroli tidak selalu kembali ke titik awal.

"Kita akan meredam dengan cara itu," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya