Berita

Capres nomor urut 1, Anies Baswedan merespons pernyataan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Anies: Utang Jangan untuk Beli Alutsista Bekas

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 20:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan menyatakan bahwa utang jangan digunakan untuk kegiatan yang nonproduktif, salah satunya membeli alutsista bekas.

Hal itu merupakan penegasan Anies setelah mendengar jawaban capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan atas pertanyaan dalam debat ketiga Capres terkait utang luar negeri berkaitan dengan kedaulatan negara.

Awalnya, Anies meminta Prabowo untuk menyebutkan prosentase yang ideal untuk Indonesia terkait utang luar negeri terhadap Gross domestic product (GDP) atau produk domestik bruto.


"Sebaiknya disebutkan berapa prosentase yang ideal pak, untuk kita di Indonesia. Kalau hanya mengatakan kita termasuk yang terbaik, berapa angkanya?" tanya Anies dalam acara debat Capres-cawapres ketiga yang diselenggarakan KPU RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu malam (7/1).

Menurut Anies, Indonesia harus mencapai maksimal angka 30 persen dari GDP. Agar tercapai, kata Anies, maka harus dilakukan penataan utang, dan membesarkan GDP.

"Yang tidak kalah penting adalah, melakukan pengembangan dengan skema-skema yang kreatif dalam mencari utang luar negeri. Termasuk pelibatan swasta," terang Anies.

Selanjutnya kata Anies, harus dipastikan ada perluasan wajib pajak untuk memperkuat GDP, di samping mengurangi kebocoran pajak, dan utang-utang yang digunakan untuk aktivitas produktif.

"Jangan utang itu digunakan untuk kegiatan yang nonproduktif, misalnya utang dipakai untuk membeli alutsista bekas oleh Kementerian Pertahanan, itu bukan sesuatu yang tepat, justru kita harus sebaliknya kita kerjakan," pungkas Anies.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya