Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Siap Hadapi Debat Capres Tema Pertahanan, PDIP Ungkap Perbedaan Ganjar dengan Prabowo

MINGGU, 07 JANUARI 2024 | 02:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, sangat siap menghadapi debat capres ketiga bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri, pada hari ini, Minggu (7/1).

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Ganjar yang berpengalaman di lembaga legislatif hingga eksekutif diyakini telah menyiapkan materi-materi debat capres dengan sangat baik.

“Terkait persiapan debat, kami percaya bahwa Pak Ganjar lahir dari proses kaderisasi, dua periode menjadi anggota DPR RI serta dua periode menjadi gubernur, menyiapkan materi-materi terkait geopolitik, keamanan, pertahan, dan hubungan luar negeri dengan sebaik-baiknya,” kata Hasto saat jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/1).


Kendati demikian, Hasto menyebut bahwa Ganjar akan mengedepankan program di bidang pertahanan yang pro terhadap rakyat dan kemajuan bangsa. Ini yang menurut Hasto berbeda dengan capres lainnya, seperti capres nomor urut 2 sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

“Memang ada konstrasting antara Pak Ganjar dan Pak Prabowo. Sementara Pak Prabowo di tengah persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok, lebih memilih untuk menambah pinjaman luar negeri sebesar Rp386 triliun rupiah untuk beli alutsista. Dan ini kalau Pak Ganjar alutsista berdikari dari anak-anak bangsa, kalau Pak Prabowo membeli dengan utang luar negeri. Itu yang membedakan,” papar Hasto.

“Dengan melibatkan Indonesia di dalam berbagai persoalan-persoalan menjaga perdamaian dunia,  dengan membeli alutsista bekas, Pak Prabowo lebih mementingkan kepada teman-temannya dengan membentuk teknologi militer Indonesia,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya