Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Publika

Janji Kampanye Prabowo-Gibran Bagi Susu Sapi Harus Direvisi

SABTU, 06 JANUARI 2024 | 21:36 WIB | OLEH: JOHAN O. SILALAHI

SEPERTI yang diberitakan oleh media online Kompas tanggal 30 Januari 2022, ada dua susu berdasarkan bahan bakunya, yakni susu hewani dan susu nabati.

Susu sapi diperoleh dari sapi perah dengan kandungan air dan padatan susu berupa vitamin, mineral, karbohidrat, lemak dan protein. Karbohidrat utama yang terkandung dalam susu sapi adalah laktosa, setiap 245 gram susu sapi mengandung 5 persen laktosa dan sejumlah kecil glukosa, galaktosa dan oligosakarida.

Sedangkan susu nabati dibuat dari olahan tumbuhan, seperti kacang-kacangan dan madu.


Masalahnya, tak semua orang dapat menikmati susu sapi. Berdasarkan riset Healthline, 2 hingga 3 persen anak-anak berusia tiga tahun, alergi terhadap susu sapi. Jika ditambah dengan anak-anak usia diatas 3 tahun serta kalangan remaja, maka populasi orang yang alergi terhadap susu sapi tentu sangat tinggi.

Bahkan 75 persen populasi di dunia tidak toleran terhadap laktosa, sehingga sama sekali tidak dapat menikmati susu sapi.

Jadi, sangat banyak orang yang harus menghindari konsumsi susu sapi dan mulai mengubah pilihannya kepada susu nabati. Itulah sebabnya susu nabati seperti susu kedelai, susu mete, susu oat dan susu beras menjadi semakin populer saat ini.

Data dan fakta ini membuktikan bahwa janji kampanye capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan bagi-bagi susu sapi bahkan sudah merencanakan akan impor 1,5 juta sapi perah sangatlah absurd dan tidak berdasarkan hasil penelitian kesehatan dan gizi.

Sudah saatnya Prabowo-Gibran bersama tim kampanyenya merevisi program dan janji kampanye yang sudah terbukti tidak melalui riset dan data yang faktual.

Semoga, para ahli kesehatan dan ahli gizi di Indonesia ikut mengkritisi dan mengkoreksi janji kampanye Prabowo-Gibran akan bagi-bagi susu sapi dan impor sapi.

*Penulis adalah Pendiri Perhimpunan Negarawan Indonesia

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya