Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Menteri PANRB Ungkap Lebih dari 600 Ribu PNS Bakal Pensiun dalam Lima Tahun Mendatang

SABTU, 06 JANUARI 2024 | 10:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 671.731 Aparatur Sipil Negara (ASN) tercatat bakal pensiun hingga 2027 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Abdullah Azwar Anas, yang menjadi salah satu alasan pemerintah kembali membuka rekrutmen CPNS 2024 ini.

"Perhitungan memproyeksikan untuk menutup kebutuhan hingga tiga kali batas usia pensiun atau BUP. Rekrutmen ini mempertimbangkan beberapa hal, dasar perhitungan adalah Data Kebutuhan ASN guru di Pemda mengacu pada data rekomendasi Ditjen GTK Kemendikbudristek," kata Azwar Anas di Kawasan Istana Kepresidenan, Jumat (5/1).


Lebih dari 600 ribu ASN yang akan pensiun itu diprediksi dari perhitungan pensiun lima tahun mendatang, yakni dari tahun 2023 - 2027 mendatang.

"Dimana pada tahun 2023 saja yang pensiun sejumlah 177.767 dan di 2024 yang akan pensiun 167.979," sambung Menteri PANRB itu.

Selain itu, ia juga mengungkapkan setidaknya sejak 2014 - 2023 ASN terdapat ada 1.462.720 formasi ASN yang pensiun.

Untuk itu, tahun ini pemerintah akan membuka rekrutmen ASN sebanyak 2,3 juta. Dimana 690 ribu orang merupakan formasi lulusan baru atau fresh graduate dan 1,6 juta untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Formasi itu mayoritas dibutuhkan untuk tenaga kesehatan, tenaga pengajar dan juga untuk mengisi formasi lainnya yang tidak terisi pada CPNS 2023 lalu. Khususnya pada wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

"Jadi kemarin ada formasi kosong Lebih dari 100 ribu Untuk formasi di 3T. Nah oleh karena itu maka pemerintah Mulai tahun 2024 akan memberikan insentif khusus Agar formasi ini  terisi," katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya