Berita

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi/Net

Bisnis

BP Batam Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Bakal Melaju di Atas 7 Persen

SABTU, 06 JANUARI 2024 | 09:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Batam masih membutuhkan aliran modal investasi untuk menstimulus roda perekonomian. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi.

Ia meminta pelayanan kepada investor ditingkatkan dan perlu segera menindaklanjuti semua permasalahan yang dihadapi investor sepanjang tahun 2023.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa investasi akan mempengaruhi ekonomi daerah. Saya mengajak semua pihak untuk bisa bekerja maksimal dalam meningkatkan realisasi investasi tahun ini," kata Rudi dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (6/1).


Ia menambahkan pertumbuhan ekonomi Batam meningkat sepanjang 2023 lalu dengan capaian 6,84 persen.

Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Kepri 5,09 persen dan nasional 5,31 persen di periode sebelumnya. Dengan begitu, Rudi optimis jika pertumbuhan ekonomi Batam akan terus meningkat pada tahun 2024.

Bahkan, ia yakin pertumbuhan ekonomi di Batam bisa  lebih dari 7 persen.

"Saya optimis ekonomi Batam tumbuh lebih dari 7 persen tahun ini. Proyeksi tersebut harus didukung seluruh pihak agar bisa terealisasi maksimal," ujarnya.

Muhammad Rudi juga menyampaikan bahwa pengembangan dan pembangunan jaringan jalan akan tetap menjadi prioritas pihaknya dalam agenda pembangunan setiap tahunnya. Sebab, infrastruktur perlu terus dibangun untuk menggerakan ekonomi masyarakat dan menjadikan Batam berdaya saing sebagai kota tujuan investasi.

“Untuk mempercepat ekonomi, maka pertama yang dilakukan BP Batam dan Pemerintah Daerah saat ini adalah dengan meningkatkan infrastrukturnya, utamanya adalah jalan-jalan utama,” katanya, seperti dikutip dari laman BPBatam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya