Berita

Warga Palestina berkumpul selama protes di Gurun Negev, di Yerusalem Timur pada 30 Januari 2022/Net

Dunia

Israel Berencana Usir Ratusan Orang Arab dari Yerusalem Timur

SABTU, 06 JANUARI 2024 | 07:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Israel bersiap mengusir ratusan orang Arab dari Yerusalem Timur ke wilayah otoritas Palestina dengan alasan terorisme.

Mengutip laporan Anadolu Agency pada Jumat (5/1), ratusan penduduk arab yang akan dideportasi sempat menjalani hukuman karena kasus terorisme di Yerusalem.

"Israel sedang dalam proses mendeportasi 18 teroris ke Palestina pada tahap pertama, dengan ratusan orang lainnya juga akan dicabut kewarganegaraanya dalam beberapa bulan mendatang," ungkap laporan tersebut.


Menurut Radio Angkatan Darat Israel, pengusiran itu dilakukan setelah adanya perubahan pada Undang-Undang (UU) Kewarganegaraan yang diluncurkan pada Februari tahun lalu.

Aturan itu menegaskan bahwa Israel bisa mencabut kewarganegaraan atau membatalkan tempat tinggal seorang tahanan yang menerima alokasi keuangan dari Otoritas Palestina.

Otoritas Perang Ekonomi Melawan Terorisme, bekerja sama dengan militer dan badan keamanan Israel, Shin Bet, menemukan adanya aliran dana dari Otoritas Palestina terkait teroris yang memiliki kewarganegaraan atau tinggal di Israel.

Gelombang pertama deportasi baru bisa dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri Israel Moshe Arbel dan Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin.

Sementara itu 18 warga Arab yang akan dideportasi hanya memiliki waktu satu pekan untuk mengajukan banding ke pengadilan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya