Berita

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo/Net

Presisi

Data Terbaru Polda Jabar: 4 Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta Api di Bandung

JUMAT, 05 JANUARI 2024 | 16:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Data sementara Polda Jawa Barat, ada 4 orang yang meninggal dunia dalam peristiwa tabrakan KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya di Kampung Babakan, Desa Cikuya, Cicalengka, Kabupaten Bandung, tepatnya di KM 181 +5/4, pada Jumat pagi tadi (5/1).

"Untuk sementara korban meninggal dunia, Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka atas nama Julian Dwi Setiono; Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang Cicalengka Ponisan; Pramugara KA Turangga, Andrian; dan Enjang Yudi, pegawai PAM," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, saat dikonfirmasi, Jumat (5/1).

Tiga jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung. Sementara untuk satu korban lainnya, masih dalam proses evakuasi dari gerbong kereta.


"Satu korban meninggal dunia masih belum bisa dievakuasi karena terkendala posisi korban yang tertutup oleh material gerbong, sehingga saat ini, masih berlangsung upaya evakuasi terhadap korban meninggal di TKP, dengan menarik gerbong dari belakang sebagai upaya merenggangkan," tutur Ibrahim.

Ibrahim menambahkan, untuk penumpang lain yang mengalami luka berat dan ringan juga telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Yakni RSUD Cicalengka, RS AMC, RS Edelweis, RS Sentosa, dan PKM (Puskesmas).

Dua kereta mengalami tabrakan pada Jumat pagi (5/1). Saat insiden terjadi, KA Turangga diketahui membawa 287 orang penumpang dan KRD Lokal Padalarang-Cicalengka mengangkut 191 orang.

Proses evakuasi gerbong kereta masih dilakukan sampai saat ini. Sebab tabrakan membuat beberapa gerbong ringsek, keluar jalur, dan bahkan sampai memasuki area persawahan warga.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya