Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat mengunjungi Kabupaten Ciamis/Ist

Politik

Anies Prihatin Korupsi Dibiarkan Longgar

JUMAT, 05 JANUARI 2024 | 06:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan mengaku prihatin atas tren yang menunjukkan hukum menjadi alat penguasa semata, tanpa keberpihakan pada keadilan dan kebenaran.

"Yang kita saksikan akhir-akhir ini adalah hukum ditepuk-tepuk oleh penguasa, praktik korupsi dibiarkan longgar, dan sekarang sudah mulai banyak yang menyadari, ya perubahan itu bukan cuma soal ekonomi," kata Anies saat kampanye di Kabupaten Ciamis, Kamis (4/1).

Anies melanjutkan, keadaan ini semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan perlunya perubahan yang lebih dalam dan menyeluruh.


Menurut Anies, perubahan tersebut tidak hanya menyangkut struktur ekonomi, tetapi juga sistem hukum yang lebih kuat dan keadilan yang merata bagi semua.

Maka dari itu, lanjut dia, slogan yang digaungkan oleh pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar adalah adil makmur untuk semua.

"Kami ingin Indonesia lndonesia adil, makmur untuk semua kalangan. Bukan hanya untuk sebagian orang saja," tegas dia.

Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan akan perubahan sesungguhnya dihayati dan diharapkan oleh kelompok masyarakat yang terdampak secara langsung oleh kondisi kehidupan saat ini.

"Ketika bicara tentang perubahan, keluarga yang hidupnya sulit adalah yang paling paham apa itu perubahan. Begitu juga dengan anak-anak muda yang menginginkan lapangan pekerjaan yang lebih baik, mereka menginginkan perubahan," tutup Anies dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya