Berita

Ganjar Pranowo menikmati makanan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karanganyar, Rembang, Jawa Tengah, Kamis (4/1)/Ist

Politik

Strategi Ganjar-Mahfud Bebaskan Jerat Utang Nelayan dengan Hapus Kredit Macet

KAMIS, 04 JANUARI 2024 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pasangan calon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD berkomitmen mensejahterakan kelompok nelayan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penghapusan kredit macet bagi nelayan.

Dikatakan Ganjar Pranowo, program itu dicanangkan setelah mendengar keluhan nelayan selama safari daerah di masa kampanye Pilpres 2024.

"Insya Allah bisa kita lakukan, data saya sih tidak terlalu banyak. Mudah-mudahan nanti (penghapusan kredit macet) akan bisa membantu," kata Ganjar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karanganyar, Rembang, Jawa Tengah, Kamis (4/1).


Menurut Ganjar, nantinya program penghapusan kredit macet bagi nelayan akan ditujukkan kepada mereka yang mengalami kesulitan.

Misalnya, ada seorang nelayan mengambil kredit usaha rakyat (KUR), namun pandemi Covid-19 melanda ataupun musibah seperti kapalnya rusak, sehingga dia tidak bisa berlayar. Tapi, penghapusan kredit ini harus melalui proses secara detail agar tidak salah sasaran.

"Mereka yang kredit dari KUR, lalu ada persoalan cukup serius karena teknis pekerjaan maka rasanya harus dibantu," tuturnya.

Dikatakan Ganjar, berdasarkan apa yang dilihatnya saat berkeliling Indonesia, banyak nelayan tidak dapat menikmati hasil kerja keras mereka dari melaut karena terjerat utang.

"Maka kalo melihat kondisi seperti itu terjadi problem, maka kita akan hapuskan kredit yang macet dan mudah-mudah membantu mereka untuk bangkit lagi," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya