Berita

Hasil survei polling institute yang disiarkan secara daring di kanal YouTube Polling Institute, Rabu (3/1)/Repro

Politik

Survei: Prabowo-Gibran Makin Disukai Publik Setelah Debat Pilpres

RABU, 03 JANUARI 2024 | 15:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tingkat kesukaan publik terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka meningkat setelah debat Pilpres 2024 yang sudah digelar KPU RI selama dua kali.

Temuan Polling Institute, peningkatan kesukaan publik terhadap Prabowo meningkat signifikan dari semula 77,3 persen menjadi 81,9 persen setelah debat.

“Tingkat kedisukaan publik terhadap Gibran juga meningkat. Semula 69,6 persen menjadi 75,3 persen,” kata peneliti Polling Institute, Kennedy Muslim saat memaparkan hasil survei secara virtual, Rabu (3/1).


Tren peningkatan juga hampir dialami semua capres dan cawapres pasca debat meski angkanya tidak sebesar Prabowo-Gibran. Ganjar Pranowo misalnya, dari yang sebelumnya 68,3 persen, naik menjadi 71,1 persen. Lalu cawapresnya, Mahfud MD juga naik dari 69,4 persen menjadi 73,6 persen.

Pun demikian dengan Anies Baswedan yang naik dari 65 persen menjadi 70,6 persen. Sayangnya, tren peningkatan itu tidak terjadi pada cawapresnya, Muhaimin Iskandar yang awalnya 60,7 persen menurun menjadi 58,9 persen.

Polling Institute mendapati, tingginya dukungan publik usai gelaran debat calon wakil presiden terhadap Gibran. Di antara sejumlah aspek, seperti program kerja, menjawab pertanyaan, juga menguasai persoalan. Gibran, dianggap paling mumpuni ketimbang kandidat lain.

“Gibran dinilai paling positif dari publik yang menonton debat calon wakil presiden kemarin,” demikian kata Kennedy.

Survei Polling Institute dilakukan dalam rentang 26 sampai 28 Desember 2023 melibatkan 1.246 responden. Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya