Berita

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie/RMOL

Politik

Negara Feodal Masih Membutuhkan Sosok Rizal Ramli

RABU, 03 JANUARI 2024 | 13:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sosok begawan ekonomi yang konsisten memperbaiki bangsa seperti almarhum Rizal Ramli masih sangat dibutuhkan di tengah situasi Indonesia yang masih carut-marut.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie mengatakan, Rizal Ramli selama ini selalu mengisi peran mengoreksi ketidakberesan bangsa ini.

Maka dari itu, bangsa Indonesia sangat kehilangan sosok mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri era Presiden Gus Dur itu.


"Negara kita sangat feodal, berbentuk republik tapi budaya politiknya kerajaan. Maka, kita perlu orang seperti almarhum, di mana pun posisinya,” kata Jimly saat melayat di kediaman Rizal Ramli, Jalan Bangka IX, Nomor 49, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (3/1).

Melihat rekam jejak perjuangan Rizal Ramli, Jimly pun berharap generasi muda dan para aktivis bisa meneladani karakteristik sang “Rajawali Ngepret" dalam rangka membangun bangsa Indonesia.

“Mudah-mudahan para aktivis 98, aktivis sekarang setelah reformasi juga belajar. Jangan sudah jadi aktivis tapi begitu dapat jabatan (melakukan) korupsi. Ampun deh,” demikian Jimly.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya