Berita

Ibu Kota Nusantara/Net

Bisnis

Segini yang Sudah Digelontorkan Kemenkeu untuk Bangun IKN, Tahun Depan akan Lebih Besar Lagi

RABU, 03 JANUARI 2024 | 09:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi anggaran pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah digelontorkan sebesar Rp26,7 triliun atau 97,6 persen dari yang dianggarkan, yaitu Rp27,4 triliun.

"Dari 2022 kita sudah belanja Rp5,5 triliun untuk IKN, 2023 naik cukup besar Rp26,7 triliun, dan tahun depan lebih besar lagi Rp40,6 triliun, terutama untuk basic infrastruktur dan sampai IKN-nya terbangun," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers Kinerja dan Realisasi APBN 2023, pada Selasa (2/1).

Dalam laporannya, Sri merinci realisasi anggaran pembangunan sebesar Rp23,8 triliun digunakan untuk infrastruktur di IKN, seperti kompleks istana, gedung pemerintah pusat, tower rumah susun untuk ASN, pembangunan jalan tol, serta bendungan Sepaku-Semoi untuk air bersih dan penanganan banjir.


Sementara sisanya, sebesar Rp2,9 triliun digunakan untuk anggaran non-infrastruktur, seperti untuk koordinasi perencanaan pemindahan IKN, rekomendasi kebijakan dukungan pengamanan untuk polisi dan operasional Otoritas IKN.

Saat ini, pemerintah terus menggencarkan pembangunan IKN untuk mengejar target Presiden Joko Widodo yang menginginkan upacara bendera di ibu kota baru itu pada 2o24.

Sebanyak 3.246 ASN akan segera dipindahkan ke wilayah tersebut dengan pemindahan yang dilakukan secara bertahap mulai dari Juli hingga November 2024 mendatang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya