Berita

Ganjar Pranowo saat ngopi bareng anak muda di Taman Kopi Mayong, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (2/1)/Ist

Politik

Di Hadapan Ganjar, Anak Muda Jepara Baca Puisi Wiji Thukul

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 21:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Puisi karya Wiji Thukul menjadi warna dalam dialog calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat ngopi bareng anak muda di Taman Kopi Mayong, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (2/1).

Satu dari ratusan pemuda, Yoga Pramono, membacakan puisi "Peringatan" karya Wiji Thukul di hadapan Ganjar Pranowo.

"Apabila usul ditolak tanpa ditimbang,
suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan,

suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan,
dituduh subversif dan mengganggu keamanan,
maka hanya ada satu kata: lawan!
"

Begitulah penggalan puisi yang menjadi amunisi rakyat dalam melawan rezim Orde Baru (Orba), saat itu.

"Saya senang Pak Ganjar ngomong soal pelanggaran HAM berat saat debat kemarin. Itu harus dituntaskan," kata Yoga, memuji penampilan Ganjar dalam debat pertama capres, usai membacakan puisi itu.

Sementara itu, Ganjar menyampaikan selalu ada ide menarik ketika bertemu dengan anak muda. Katanya, hampir tiap daerah yang dikunjunginya, dia selalu menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan kalangan muda.

"Ternyata anak muda itu kreatif dan selalu ada hal yang baru. Ini menarik," katanya.

Untuk kalangan muda, menurutnya, memang harus mendapat perhatian dari pemerintah. Termasuk di antara adalah para difabel.

"Berilah ruang. Pemerintah harus hadir untuk anak muda. Misalnya tadi ada yang, maaf, disabilitas, mereka harus mendapat perhatian," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya