Berita

Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat 3 dari PKB, Camellia Panduwinata/Ist

Politik

Camellia Panduwinata Bantah Lakukan Money Politic saat Nyantuni Anak Yatim

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 19:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat 3 dari PKB, Camellia Panduwinata atau yang lebih dikenal dengan Teh Camel dilaporkan ke Bawaslu Bogor atas dugaan pelanggaran Pemilu.

Dugaan tersebut terkait pembagian uang dan sembako kepada anak-anak yatim di Bogor.

Teh Camel memberikan klarifikasi dan kronologis kejadian dugaan money politic yang dilakukannya di Bogor selama Konser Reggae pada Minggu (17/12) lalu.


Awalnya, dia diundang untuk berpartisipasi dalam acara santunan dalam rangkaian acara Konser Reggae. Teh Camel berkontribusi dengan mempersiapkan 100 amplop berisi uang yang nantinya akan dibagikan kepada anak-anak yatim.

"Saya terima undangan amal di acara itu (Konser Reggae). Undangannya tanggal 17 Desember di EcoPark, Suganda. Saya ditelpon nih sama panitia, ditanya, mau ngga ikut berbagi di santunan anak yatim. Ya saya mengiyakan. Karena memang saya juga rutin ada acara santunan (anak yatim). Info dari panitia, ada 100 anak dan acaranya sekitar jam 12 siang," jelas Teh Camel kepada wartawan di Jakarta,  Selasa (2/1).

Namun, ternyata distribusi dana tersebut tertunda dan dijadwalkan ulang untuk diserahkan kepada anak yatim pada malam hari.

"Setelah itu saya dapat kabar kalau acaranya diundur gak jadi jam 12 siang. Saya pikir mungkin ada kendala, tidak apa-apa. Jadi saya memutuskan untuk hadir di acara lain dulu,” jelasnya

“Tapi jam 4 saya kembali ke lokasi acara sampai jam 9 malam tidak ada juga acara santunan tersebut. Jadi saya juga merasa kecewa karena yang harusnya uang tersebut dialokasikan untuk bantuan, jadi tidak jelas kemana," ungkap dia.

Selain itu, Teh Camel juga mengakui perihal stiker bergambar dirinya yang ditemukan di dalam amplop.

"Memang tim memasukkan stiker dalam amplop. Dan menitipkan amplop ke Pak Lurah karena tidak bertemu dengan adik-adik yatimnya,” jelas dia lagi.

“Saya juga sudah minta izin dan memberi tahu Pak Lurah perihal tersebut, karena saya tidak bertemu dengan adik-adik yatimnya maka saya menitipkan uang dan memasukkan stiker ke dalam amplop tujuannya bukan money politic,” tegas Teh Camel.

“Toh juga adik yatimnya masih di bawah umur tidak punya hak pilih. Tapi stiker itu dimasukan supaya meminta doa adik-adik yatim agar mendoakan Teh Camel, dan Pak Lurah menjawab ‘siap bunda insya Allah akan disampaikan amanahnya ke adik-adik yatim’,” tambahnya.

Teh Camel juga menyampaikan keprihatinannya terhadap penyebaran informasi yang kurang tepat dan titipan amplop buat anak yatim malah tercecer dan tidak sampai ke anak yatim yang dimaksud. Sehingga hal tersebut menimbulkan banyak kesalahpahaman, serta opini negatif di masyarakat.

Lebih lanjut, Teh Camel menyatakan bahwa dirinya tetap berkomitmen untuk melakukan kampanye yang transparan dan adil.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Dasco Ungkap Target Closing RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:49

Ahmad Luthfi Minta Daerah Dilibatkan dalam Evaluasi MBG

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:23

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

Minggu, 07 Juni 2026 | 19:11

Usulan Natalius Pigai, Ikhtiar Hadirkan Polri Lebih Modern dan Adaptif

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:53

Pajak, Kepercayaan dan Kontrak Sosial

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:49

Jalur Titipan SPMB Masuk Pidana Korupsi, Mau Anak Pintar Kok Nyogok...

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:23

Jurus Seribu Langkah Gagal, Eksekutor Jambret Jakbar Digulung!

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:36

Ditolak Daerah, Mubes V Kosgoro 1957 Dianggap Cacat Prosedur

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:32

Hari Lingkungan Hidup, Pertamina Gaspol Inovasi Sampah dan Tanam Pohon

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:24

Ini Instruksi Khusus Prabowo ke Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat

Minggu, 07 Juni 2026 | 17:07

Selengkapnya