Berita

Pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Istimewa

Politik

Optimistis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran, TKN Fanta: Kita Ingin Efisiensi

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 13:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Momen pergantian tahun dimanfaatkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda atau TKN Fanta pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan menggelar doa bersama.

Dalam acara yang yang diadakan di markas TKN Fanta, Jakarta Pusat, pada malam pergantian tahun, Minggu (31/12), mereka mendoakan Prabowo-Gibran menang satu putaran pada Pilpres 2024.

"Di tengah kerja keras yang kita lakukan bersama anak-anak muda semata untuk kemajuan bangsa dan negara. Seluruh ikhtiar baik ini harus diiringi dengan doa. Apalagi kita akan mengalami pergantian waktu, tahun 2024, di mana tahun ini kita akan memperoleh pemimpin terbaik bangsa," ujar Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, dalam keterangannya, Selasa (2/1).


Arief menyampaikan bahwa dukungan untuk Prabowo-Gibran diharapkan dapat berujung dengan kemenangan satu putaran dalam Pilpres 2024.

"Kita ingin pilpres ini bisa cepat selesai. Karena kita ingin segera mengakselerasi Indonesia Maju dan kita ingin efisiensi dengan satu putaran. Sehingga kita berharap dengan ikhtiar yang telah dilakukan bisa terwujud, pilpres satu putaran yang dimenangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran," harap Arief.

Prabowo-Gibran Berpeluang Menang Satu Putaran

Sementara itu, Direktur Program Nusantara Strategic Network (NSN) Huslidar Riandi mengatakan, berdasarkan hasil survei, Prabowo-Gibran memiliki elektabilitas yang tinggi dan berpeluang menang satu putaran.

"Elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 50,8 persen, kokoh di atas 50 persen atau berpeluang menang satu putaran pada Pilpres 2024," jelas Riandi.

Dia menambahkan, dukungan kepada Prabowo-Gibran pun semakin kokoh, dan elektabilitas pasangan ini terus meningkat. Selisih elektabilitas antara Prabowo-Gibran dengan pasangan lainnya cukup signifikan.

"Terjadi migrasi pemilih dari semula mendukung Ganjar-Mahfud beralih kepada Prabowo-Gibran, lalu sebagian kemungkinan menyeberang ke kubu Anies-Muhaimin," jelas Riandi.

"Prabowo-Gibran menampilkan diri dan mempertegas posisi sebagai pasangan capres-cawapres yang paling komitmen soal keberlanjutan program-program Jokowi," tambah Riandi, mengacu pada debat capres dan cawapres.

Survei NSN yang dilakukan pada 23-27 Desember 2023 dengan 1.200 responden memang menunjukkan keunggulan Prabowo-Gibran. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen.

Lanjut Riandi, komitmen dan dukungan yang kuat terhadap Prabowo-Gibran dari berbagai kalangan menunjukkan harapan besar masyarakat. Dengan elektabilitas yang tinggi dan dukungan yang terus bertambah, pasangan ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Indonesia.

"Semangat mereka untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan mandiri, khususnya dalam aspek kedaulatan pangan dan energi, menarik perhatian dan harapan dari masyarakat," sebut Riandi.

"Langkah mereka yang komprehensif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat memperkuat posisi mereka sebagai kandidat yang berpeluang besar memimpin Indonesia ke arah yang lebih baik dan berdaulat," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya