Berita

Tangkapan layar Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan saat live TikTok/Rep

Politik

Fenomena Abah Online Lebih Mengedukasi Dibanding Gemoy

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 13:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gaya kampanye Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan terbilang unik. Selain berkeliling menyapa masyarakat di berbagai daerah, jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu juga berkampanye lewat media sosial.

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bahkan mulai ketagihan live TikTok. Aksi Anies ini pun memunculkan istilah "Abah Online".

Menanggapi hal ini, Deputi Pemenangan Timnas Amin (Anies-Muhaimin), Mardani Ali Sera menyinggung fenomena "Abah Online" lebih populer dibanding fenomena "Gemoy" yang mengarah ke Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto.


"Kata wartawan, fenomena Abah Online lebih trending dari fenomena gemoy. Benarkah?" katanya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/1).

"Yang pasti lebih mengedukasi dan akrab. Politik santuy dan santun tanpa marah-marah," sambung Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera itu.

Mardani pun bersyukur Anies-Muhaimin mendapat tren positif di media sosial. Bahkan pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu selalu unggul di berbagai polling medsos.

"Di Januari kita fokus Abah Online ke Tiktok, FB, IG," ujar Mardani yang saat ini duduk sebagai anggota Komisi II DPR RI itu.

Dia menambahkan, memasuki tahun 2024, elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar semakin menanjak. Hasil ini berdasarkan temuan dari berbagai lembaga survei nasional.

"Alhamdulillah survei masih konstan naik 3 persen sepekan. Masih ada 7 pekan x 3 persen yang artinya 21 persen. Jika saat ini sudah 23 persen, maka Feb + kenaikan konstan (21), maka bisa 44 persen," harap Mardani.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya