Berita

Trotoar retak di kota Wajima, setelah gempa besar berkekuatan 7,6 magnitudo melanda wilayah Noto, Ishikawa Jepang pada Senin, 1 Januari 2023/Net

Dunia

Korban Terus Bertambah, 16 Tewas Akibat Gempa Bumi Jepang

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 09:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gempa bumi dahsyat yang melanda Prefektur Ishikawa Jepang (1/1), mengakibatkan 16 korban jiwa, menurut laporan CGTN.

Kepolisian Ishikawa mengatakan bahwa seorang pria lanjut usia meninggal dunia setelah diselamatkan dari rumah yang runtuh.  

Kemudian, kepolisian juga melaporkan banyak kematian lainnya akibat gempa. 
Ada enam kasus orang terkubur hidup-hidup akibat rumah runtuh di Wajima, semenanjung tersebut, kata pemerintah pusat, seperti dikutip dari Nikkei.

Ada enam kasus orang terkubur hidup-hidup akibat rumah runtuh di Wajima, semenanjung tersebut, kata pemerintah pusat, seperti dikutip dari Nikkei.
Setelah gempa berkekuatan 7,6 magnitudo, beberapa kota di Ishikawa dilanda tsunami. Pelabuhan Wajima dihantam tsunami setinggi lebih dari 1,2 meter, serta Kanazawa setinggi 90 sentimeter.

Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan tsunami di sepanjang Laut Jepang. Badan tersebut juga mendesak warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa dan tsunami susulan.

Pemadam kebakaran menerima lebih dari 50 laporan tentang rumah yang hancur selama gempa. Mereka juga membantu operasi orang-orang yang terjebak di reruntuhan bangunan.

Rumah sakit setempat mengatakan, hingga pukul 7 malam waktu setempat, mereka banyak menerima korban luka-luka. Kebanyakan mereka berasal dari prefektur Ishikawa, Niigata, dan Fukui.

Otoritas Jepang melaporkan sekitar 33.000 rumah tangga di prefektur Ishikawa, Niigata, dan Toyama, tidak mendapat aliran listrik pada pukul 20.00 waktu setempat.

Untuk menghindari risiko nuklir, perusahaan Tenaga Listrik Hokuriku mengatakan telah mematikan dua generator di pembangkit listrik tenaga panas Nanao Ota di kota Nanao, Prefektur Ishikawa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya