Berita

Kereta peluru Jepang/Net

Dunia

1.400 Penumpang Kereta Terjebak selama Gempa Jepang

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 09:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Guncangan dahsyat berkekuatan 7,6 magnitudo yang melanda wilayah Jepang pada Senin (1/1) mengakibatkan gangguan pada transportasi publik.

Operator kereta peluru Hokuriku Shinkansen dalam sebuah pernyataan mengatakan gempa telah membuat empat kereta menuju stasiun Kanazawa dan Toyama berhenti selama sekitar 11 jam.

Diperkirakan 1.400 orang terjebak di dalam kereta tersebut. Beberapa staf rutin mengirimkan makanan selama penumpang terdampar.


"Sekitar 1.400 penumpang terjebak berada di dalam kereta yang berhenti," ungkap laporan tersebut, seperti dikutip dari NHK.

Layanan antara Stasiun Kanazawa dan Stasiun Nagano akan diberhentikan sementara hingga sekitar tengah hari Selasa (2/1).

Otoritas Jepang melaporkan sekitar 33.000 rumah tangga di prefektur Ishikawa, Niigata, dan Toyama, tidak mendapat aliran listrik pada pukul 20.00 waktu setempat.

Pejabat di pemadam kebakaran dan rumah sakit juga mengatakan hingga pukul 7 malam waktu setempat, banyak orang terluka di prefektur Ishikawa, Niigata, dan Fukui.

Laporan menyebutkan mereka tertimpa reruntuhan atau mengalami patah tulang.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya