Berita

Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto/Ist

Politik

Di Atas Kertas Prabowo Diprediksi Unggul saat Debat Capres Ketiga

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 08:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masih sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto diyakini akan unggul dalam debat capres yang akan diselenggarakan KPU RI pada Minggu (7/1).

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, tema debat capres-cawapres ketiga dianggap akan sangat menarik karena erat hubungannya dengan jabatan Prabowo sebagai Menhan, yakni temanya pertahanan dan keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.

"Di atas kertas Prabowo akan unggul, berikutnya Anies, baru Ganjar," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/1).


Saiful menilai, publik akan mengarah kepada Prabowo sebagai sosok yang akan mendominasi dalam debat nantinya. Karena, isu tema debat nantinya merupakan makanan sehari-hari Prabowo.

"Prabowo saya kira lebih siap dalam hal ini, karena ia bersinggungan langsung dengan hal tersebut, maka tidak sulit bagi dirinya untuk menjawab seluruh hal terkait tema tersebut," kata Saiful.

Namun demikian, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, yang perlu menjadi perhatian serius dalam isu debat adalah peran Indonesia dalam kancah geopolitik global, jangan hanya Indonesia hanya menjadi objek perkembangan geopolitik dunia, namun harus jelas peranannya seperti apa.

Selain itu, perlu untuk menegaskan politik bebas aktif Indonesia guna mendorong dan mempertegas posisi bangsa Indonesia dalam kancah Internasional.

"Tidak hanya itu, isu ketahanan nasional juga tidak kalah pentingnya, jangan sampai kita lebih konsen pertahanan global, namun justru kita tertinggal dan belum selesai perihal perkembangan pertahanan nasional. Saya kira debat akan semakin menarik, kita akan melihat kemampuan calon di bidang hubungan internasional dan geopolitik," pungkas Saiful.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya