Berita

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin/Net

Nusantara

Sumedang Diguncang Gempa, 138 Rumah Rusak Ringan dan 110 Rusak Berat

SELASA, 02 JANUARI 2024 | 03:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin meminta masyarakat Kabupaten Sumedang untuk tetap waspada pasca gempa yang mengguncang pada akhir tahun 2023.

Bey mengatakan, wilayah Sumedang sebetulnya sudah terjadi gempa lima kali. Terakhir gempa susulan terjadi pada Senin dini hari (1/1) pukul 03.47 WIB, dengan kekuatan rendah. Ia berharap itu gempa terakhir, mengingat gempa yang terbesar dengan kekuatan 4,8 magnitudo telah terjadi pada Minggu (31/12) pukul 20.34 WIB yang mengakibatkan ratusan rumah rusak.

Selain itu, Bey mengucapkan rasa duka mendalam dan keprihatinan kepada masyarakat Sumedang atas bencana yang melanda Sumedang.


“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan rasa duka cita mendalam, kita berharap tidak terjadi lagi gempa dan berdasarkan BMKG, puncaknya itu tadi malam yang 4,8 (magnitudo). Ada 138 rumah rusak ringan dan 110 rusak berat," kata Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (2/1).

Bey menuturkan, sekitar 456 masyarakat setempat telah diungsikan ke lokasi yang aman.

“Kita terus memantau, patuhi petunjuk atau arahan dari petugas lapangan. Meminta masyarakat siaga dengan ancaman selain gempa juga hujan ekstrem,” kata Bey.

Bey mengatakan, akibat gempa tersebut ada dua orang warga yang mengalami luka berat dan 11 warga mengalami luka ringan. Seluruh korban sudah mendapatkan perawatan di RSUD Sumedang dan Santosa Bandung.

“Ada dua yang luka berat, 11 luka ringan, sudah mendapatkan tindakan,” kata Bey.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya