Berita

Salah satu korban dugaan penganiayaan oleh oknum TNI di Boyolali terbaring di Rumah Sakit/Net

Politik

Jaga Kondusifitas, Relawan Prabowo Berharap Kasus Boyolali Tak Dipolitisasi

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 19:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kasus penganiayaan oleh oknum anggota TNI dari kompi B Yonif Raider 408/SBH Boyolali terhadap warga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (30/12), jangan dibawa ke ranah politik.

Banyak pihak yang berpendapat insiden penganiayaan itu dilakukan oleh oknum TNI kepada warga, yang kebetulan merupakan relawan Ganjar-Mahfud.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Angkatan Muda Prabowo (Ampera) Bayu Putro meminta seluruh pihak untuk berpikir jernih dalam peristiwa ini.


“Jangan bawa ini ke arah politis. Ada baiknya bisa melihat kejadian secara utuh dari masing-masing pihak, awal mula perselisihan. Awalnya sejumlah anggota TNI yang sedang bermain voli merasa terganggu dengan knalpot bising dari oknum relawan,” kata Bayu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/1).

Sebagai relawan, dia juga mengimbau kepada seluruh pendukung Prabowo-Gibran untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar peraturan serta ketertiban masyarakat.

“Ini juga catatan bagi para relawan lainnya terkait etika di dalam kampanye dan menyampaikan aspirasi di depan umum sesuai dengan aturan yang ada,” imbuh dia.

Terkait peristiwa Boyolali, pihaknya meminta agar proses hukum yang adil dan transparan benar-benar dijalankan oleh jajaran Mabes TNI dan Kodam IV Diponegoro.

“Adapun proses hukum yang sedang berjalan, harus tersampaikan secara transparan dan tegas agar tidak timbul perspektif liar di masyarakat serta menjaga kondusifitas di tengah pesta demokrasi yang sedang berlangsung saat ini,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya