Berita

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim/Ist

Politik

Debat Capres Akhir Pekan, Anies dan Ganjar Bakal Merepotkan Prabowo

SENIN, 01 JANUARI 2024 | 08:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Debat Calon Presiden (Capres) Minggu (7/1) diprediksi menjadi panggung sial bagi Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, terkait tema debat sesuai posisi Prabowo sebagai menteri pertahanan.

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, mengatakan, meski menjabat sebagai Menhan, Prabowo belum tentu diuntungkan dalam debat lanjutan.

"Anies dan Ganjar berpeluang besar mengajukan pertanyaan kritis yang berpotensi merepotkan Prabowo untuk memberikan jawaban argumentatif," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/1).


Dia juga menilai, debat Capres akhir pekan ini bisa jadi panggung spesial bagi Prabowo, tapi bisa juga jadi panggung sial baginya.

"Dengan posisinya sebagai Menhan, Prabowo diasumsikan punya kemampuan verbal lebih baik dalam mengurai isu pertahanan dan keamanan. Debat kali ini harus dipersiapkan serius, jika Prabowo ingin tampil bagus," tutur Wildan.

Dosen ilmu komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia itu juga berpendapat, tantangan terberat Prabowo pada debat kali ini bukan pada data, tapi kemampuan menyajikan data dalam rangkaian kata yang memikat pemirsa.

"Jangan lupa, Anies dan Ganjar juga memiliki data soal data pertahanan dan keamanan. Kedua Capres itu terbukti memiliki kemampuan artikulasi di atas rata-rata. Itulah kondisi nyata yang harus dihadapi Prabowo di panggung debat mendatang," jelasnya.

Dari sisi usia, Prabowo paling senior. Di usia ke-72 tahun, dengan kondisi fisik yang tak sebugar kedua Capres lainnya, Prabowo butuh persiapan lebih baik dari sisi fisik dan mental.

"Kalau penampilannya masih sama seperti debat pertama, berarti tidak ada perbaikan dari figur Prabowo. Tanpa ada perbaikan dan perubahan, kita bisa tebak siapa pemenang debatnya," tegas Wildan.

Wildan mengakui, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo bukan rival yang mudah diimbangi di ajang debat. Rekam jejak keduanya, sama-sama aktivis kampus.

"Yang namanya aktivis, debat menjadi santapan rutin. Sementara Prabowo berlatar belakang militer yang lazimnya jarang berdebat, karena lebih banyak menjalankan perintah atasan," katanya.

Apalagi Anies dan Ganjar sosok pembelajar selama menjadi gubernur. Keduanya biasa mengurus banyak sektor. Sementara karir Prabowo di militer dan terakhir menjadi Menhan, menangani militer juga. Artinya, kecakapan Prabowo hanya terasah pada satu bidang.

"Dulu, pada Pilpres 2014 dan 2019, Prabowo hanya meladeni debat dengan mantan gubernur bernama Jokowi. Orang yang melatih Jokowi dalam public speaking adalah Anies Baswedan. Kini Prabowo harus menghadapi Anies dan Ganjar. Repotnya dua kali lipat. Dulu menghadapi satu mantan gubernur, kini dua mantan gubernur yang ditempa dalam situasi politik yang dinamis," pungkas Wildan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya