Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin. Ilustrasi/Net

Dunia

Soal Tuduhan Rudal Rusia Masuk Polandia, Andrei Ordash Bungkam

MINGGU, 31 DESEMBER 2023 | 17:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia menolak memberi penjelasan apapun terkait benda tak dikenal yang memasuki wilayah Polandia.

Penolakan itu disampaikan Kuasa Usaha Rusia di Polandia, Andrei Ordash, lewat pernyataan kepada kantor berita resmi pemerintah, RIA Novosti, Sabtu (30/12).

Ordash mengatakan, Kremlin membantah tegas tuduhan Polandia yang menyebut rudal Rusia sengaja dijatuhkan di sana.


Dia juga menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan respon apapun, sampai Polandia berhasil menunjukkan bukti yang jelas bahwa benda yang dimaksud memang milik Rusia.

“Kami tidak akan memberikan penjelasan apa pun sampai kami mendapat bukti nyata," kata Ordash.

Pada Jumat (29/12), pasukan pertahanan Polandia mengatakan, sebuah benda tak dikenal bergerak sejauh 40 kilometer ke wilayah udara mereka dari arah Ukraina, sebelum akhirnya menghilang dari radar.

Panglima angkatan bersenjata Polandia, Jenderal Wies?aw Kuku?a, mengklaim, berdasar hasil penyelidikan timnya, menunjukkan bahwa itu rudal Rusia.

Sekitar 500 tentara Pertahanan Teritorial Polandia sedang menyisir daerah antara kota Zamosc dan perbatasan Ukraina untuk mencari jejak benda itu.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya