Berita

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Soal Surat Suara Taipei, Ganjar: Rasanya Lucu kalau KPU Lalai

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 14:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR RI diminta proaktif memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk menjelaskan peredaran surat suara Pilpres 2024 di luar jadwal yang beredar di Taipei, Taiwan.

Sebab, jika tidak diklarifikasi akan menimbulkan kecurigaan dan keraguan masyarakat terhadap kredibilitas KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Ganjar yang pernah duduk sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini menilai, pemanggilan tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya pengiriman surat suara Pilpres yang tidak sesuai jadwal dan kemudian disebut sebagai surat suara rusak.


"Kalau lalai, rasanya agak lucu gitu ya, karena pasti persiapannya sudah terjadwal, masa lalai? Itu kurang cermat itu," kata Ganjar saat kunjungan ke Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (30/12).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebelumnya menyatakan ada pelanggaran administrasi yang dilakukan KPU terkait pengiriman surat suara kepada pemilih di Taipei tidak sesuai jadwal.

Pengiriman surat suara itu dilakukan PPLN Taipei kepada pemilih untuk pemungutan suara dengan metode pos pada 18 Desember 2023 dan 25 Desember 2023. Hal ini diduga melanggar prosedur, khususnya jika dikaitkan dengan ketentuan Pasal 44 ayat (1) PKPU 25/2023.

Berdasarkan ketentuan tersebut, secara eksplisit telah diatur dalam lampiran I PKPU 25/2023 bahwa waktu pengiriman surat suara kepada pemilih baru akan berlangsung pada tanggal 2-11 Januari 2024.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya