Berita

Kejaksaan Agung RI/Net

Politik

Kejagung Tiga Besar Lembaga Paling Dipercaya, DPR Terendah

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 09:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kejaksaan Agung menjadi salah satu institusi penegak hukum yang paling dipercaya publik.

Merujuk hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dilakukan pada 13 sampai 18 Desember 2023, Kejagung menempati posisi ketiga dari lembaga-lembaga yang masuk dalam survei.

Posisi pertama, lembaga yang paling dipercaya publik adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan persentase 91,2 persen.


"Kemudian, (nomor dua) presiden. Jadi, trust pada presiden masih tinggi di angka 86,1 persen. Kemudian, baru dilanjut dengan Kejaksaan Agung dengan 73,8 persen," kata Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/12).

Di posisi empat ada Mahkamah Agung (MA) dengan tingkat kepercayaan 73,5 persen. Disusul Mahkamah Konstitusi (MK) dengan 67,3 persen.

Posisi selanjutnya ada Polri dengan tingkat kepercayaan publik 65,5 persen. Lalu menyusul DPD RI 60,4 persen, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 58,8 persen. Terendah adalah DPR dengan 56,2 persen.

Menurut Arya, rendahnya kepercayaan publik terhadap KPK sebagai lembaga penegak hukum sangat mengkhawatirkan. Apalagi, kontras dengan beberapa tahun terakhir.

"Tentu ini juga kabar buruk sebenarnya karena di awal-awal dulu dan beberapa tahun kemarin trust KPK itu 3 teratas. Sekarang, drop cukup dalam," tuturnya.

Survei CSIS ini melibatkan 1.300 responden yang ditentukan dengan metode multistage random sampling dan diwawancarai secara langsung. Adapun margin of error survei ini kurang lebih 2,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya