Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pertama di UEA, Dubai Taxi Company akan Beri Layanan Paylater

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 07:46 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan transportasi terkemuka di Uni Emirat Arab, Dubai Taxi Company (DTC), menawarkan sistem 'bayar nanti' atau paylater untuk semua layanan transportasinya, termasuk limosin.

Langkah itu diambil setelah DTC menjalin kerja sama jangka panjang dengan Tabby, perusahaan pembayaran populer di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).

Mengutip Gulf Today, Jumat (29/12), perjanjian itu merupakan perjanjian pertama di sektor transportasi UEA untuk layanan pascabayar yang ditawarkan kepada para pelanggan, dengan saldo kredit bebas bunga dan program cicilan jangka pendek.


CEO DTC, Al Falasi menegaskan, penandatanganan perjanjian dengan Tabby merupakan langkah strategis perusahaannya dalam menawarkan layanan transportasi yang memenuhi standar internasional tertinggi dengan cara yang inovatif dan berpusat pada pelanggan.

"Hal ini menjadikan Taksi Dubai sebagai perusahaan pertama di UEA yang memperkenalkan model pascabayar untuk layanan transportasi," katanya.

Seperti diketahui, perusahaan itu beroperasi di empat sektor bisnis utama di Dubai, di antaranya layanan taksi reguler,  layanan limousine VIP, bus, dan pengiriman paket jarak jauh.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya