Berita

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi menyatakan dukungan untuk Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024/Ist

Politik

Ganjar-Mahfud Disuntik Dukungan dari Arab Saudi

SABTU, 30 DESEMBER 2023 | 07:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan luar negeri kepada calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar-Mahfud menguat.

Kali ini, dukungan datang dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi. Mereka menyuarakan dukungan kepada Ganjar-Mahfud karena yakin hanya pasangan tersebut yang punya rekam jejak bersih dan teruji.

“Kami berharap, suara kami didengar oleh masyarakat Indonesia di manapun berada, khususnya di Tanah Air untuk memilih Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024 mendatang," kata salah seorang PMI di Arab Saudi, Sharief Rahmat Mahmoud Minal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/12).


Sharief mengatakan, saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang berakhlak, beradab dan etika, dan berwawasan luas. Kriteria inilah yang dinilai ada pada pasangan Ganjar-Mahfud.

“Ganjar dan Mahfud keduanya memiliki akhlak, adab, etika dan ilmu yang tinggi. Mereka adalah calon pemimpin yang paling pas karena sosok mereka merakyat, jujur, tegas, dan berkomitmen untuk memberantas korupsi," tegasnya.

Selain mendeklarasikan dukungan, Sharief juga mengajak diaspora Indonesia di luar negeri mengajak keluarga di kampung halaman mendukung pasangan Ganjar-Mahfud dan ikut mengangkat 'Tiga Jari' sebagai simbol demokrasi serta konsistensi untuk mempertahankan semangat reformasi dan konstitusi Indonesia.

'Tiga Jari Tiga Janji' merupakan janji pasangan Ganjar-Mahfud untuk menaati Tuhan, patuh pada hukum, dan setia pada rakyat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya