Berita

Kecelakaan pesawat Yeti Airlines di Nepal pada Januari 2023 lalu/Net

Dunia

Penyelidikan Ungkap Kesalahan Pilot dalam Kecelakaan Pesawat yang Tewaskan 72 Penumpang

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 18:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah temuan penyelidikan akhirnya mengungkapkan bahwa pilot Nepal menjadi penyebab tewasnya 72 orang dalam kecelakaan pesawat yang terjadi pada awal tahun 2023.

Anggota komisi investigasi, Buddhi Sagar Lamichhane, mengatakan penyelidikan menyimpulkan bahwa pilot salah menarik tuas di kokpit atau flight deck.

“Secara teknis, pesawat baik-baik saja. Namun, sepertinya kesalahan manusia yang menyebabkan pesawat terhenti dan jatuh,” ujarnya, seperti dikutip The Peninsula Qatar, Jumat (29/12).


Hasil penyelidikan yang dilakukan selama berbulan-bulan terhadap jatuhnya pesawat Yeti Airlines yang membawa 72 penumpang, termasuk empat awak, telah diserahkan kepada Kementerian Pariwisata pada Kamis (28/12).

Dalam rekaman media sosial yang beredar pesawat itu jatuh ke jurang, dengan baling-baling pesawat terlihat tiba-tiba berbelok tajam ke kiri ketika akan mendekati bandara Pokhara.

“Masalah faktor manusia seperti beban kerja yang tinggi dan stres yang tampaknya mengakibatkan kesalahan identifikasi dan pemilihan baling-baling,” kata laporan itu.

Selain itu, awak pesawat juga disebut tidak melihat dek penerbangan dan indikasi mesin yang menunjukkan kedua baling-baling telah diberi bulu, atau menonaktifkan baling-baling.

Akibat masalah tersebut, pesawat yang diidentifikasi ATR 72 jatuh ke jurang yang terjal, hancur berkeping-keping, dan terbakar. Sehingga disebut sebagai salah satu kecelakaan penerbangan paling mematikan di dunia yang terjadi pada 1992 lalu.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya