Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Gantung Empat Orang yang Diduga Bekerja Sama dengan Israel

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 17:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Iran mengeksekusi empat pria yang diduga memiliki hubungan dengan agen mata-mata Israel, Mossad.

“Empat anggota kelompok sabotase yang terkait dengan rezim Zionis digantung pagi ini di Provinsi Azerbaijan Barat di barat laut Iran,” kata kantor berita pengadilan Mizan pada Jumat (29/12).

Berdasarkan laporan Mizan, keempat orang itu diidentifikasi sebagai tiga pria, yang bernama Vafa Hanareh, Aram Omari ,dan Rahman Parhazo, serta satu orang wanita, Nasim Namazi.


Mereka semua dijatuhi hukuman mati atas tuduhan moharebeh, atau yang berarti berperang melawan Tuhan, karena telah berkolaborasi dengan rezim Zionis.

“Kelompok tersebut melakukan tindakan ekstensif terhadap keamanan negara di bawah bimbingan Mossad,” sambung kantor berita Mizan, seperti dikutip Aljazeera.

Keempat orang itu didakwa, karena telah menculik pasukan keamanan Iran untuk mendapatkan informasi intelijen dan juga dituduh membakar mobil dan apartemen beberapa agen.

Beberapa orang lainnya yang diduga bekerja sama dengan kelompok tersebut masing-masing dijatuhi hukuman 10 tahun penjara.

Menurut kelompok hak asasi manusia, termasuk Amnesty International, di sepanjang tahun ini Iran telah menggantung lebih dari 600 orang, yang merupakan angka tertinggi dalam delapan tahun terakhir.

Berdasarkan data dari PBB, pada 2015 lalu, Iran telah mengeksekusi 972 hukuman mati.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya