Berita

Boeing 737 Max/Net

Dunia

Skandal Baut Hilang, Boeing Serukan Pemeriksaan pada Seluruh Pesawat 737 Max

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 11:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa industri kedirgantaraan Amerika Serikat, Boeing, mengeluarkan seruan kepada maskapai penerbangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada pesawat 737 Max mereka.

Hal tersebut dilakukan setelah adanya kekhawatiran terkait kemungkinan baut longgar dalam sistem kontrol kemudi armada mereka.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan Otoritas Penerbangan Federal (FAA), seruan itu diumumkan setelah operator internasional menemukan adanya baut dengan mur yang hilang saat melakukan perawatan rutin pada mekanisme di hubungan kendali kemudi.


"Perusahaan menemukan pesawat tambahan yang belum terkirim dengan mur yang tidak dikencangkan dengan benar," kata FAA dalam sebuah pernyataan Kamis (28/12).

Jurubicara Boeing menekankan bahwa proses pemeriksaan yang direkomendasikan akan memakan waktu sekitar dua jam per pesawat, dan seluruh pesawat 737 Max baru akan menjalani pemeriksaan sebelum diserahkan kepada pelanggan.

"Kami merekomendasikan agar operator melakukan pemeriksaan menyeluruh pada pesawat 737 MAX mereka sebagai langkah pencegahan tambahan. Kami berharap operator memberi tahu kami tentang temuan apa pun," kata produsen kedirgantaraan AS itu.

Skandal terbaru tersebut telah membuat saham Boeing mengalami penurunan lebih dari 1 persen di pasar saham AS, menambah daftar masalah kualitas yang pernah dihadapi oleh perusahaan tersebut.

Alaska Airlines, maskapai penerbangan Amerika Serikat, telah merespons dengan merencanakan pemeriksaan pada Kamis mendatang. Mereka memproyeksikan bahwa inspeksi tersebut akan selesai pada paruh pertama bulan Januari 2024.

Sementara United Airlines dan American Airlines, dua maskapai terbesar yang menggunakan pesawat 737 Max, menyatakan bahwa mereka tidak mengantisipasi dampak besar terhadap operasional mereka.

Kedua maskapai tersebut berkomitmen untuk menyelesaikan pemeriksaan dengan teliti dan tidak mengharapkan gangguan signifikan dalam layanan penerbangan mereka.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya