Berita

Indonesia Team Lead Interim 350.org, Firdaus Cahyadi.

Politik

Firdaus Cahyadi: Carbon Capture Storage (CCS) Solusi Palsu Transisi Energi

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 10:14 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Teknologi Carbon Capture Storage (CCS) yang sempat dibicarakan oleh salah satu cawapres dalam debat cawapres pekan lalu (21/12) sesungguhnya adalah solusi palsu transisi energi.

Sejauh ini teknologi CCS ini diklaim para pendukungnya memiliki kemampuanmemitigasi Gas Rumah Kaca (GRK) yang merupakan penyebab krisis iklim dengan cara mengurangi emisi karbon dioksida ke atmosfer.

Namun apabila ditelisik lebih jauh lagi, CCS merupakan solusi palsu transisi energi karena penggunaan CCS sesungguhnya memperpanjang penggunaan energi fosil.”


“Akibatnya, penggunaan teknologi CCS ini akan menghalangi pengembangan energi terbarukan,” ujar Indonesia Team Lead Interim 350.org, Firdaus Cahyadi, dalam keterangan kepada redaksi, Jumat (29/12).

Firdaus Cahyadi mengatakan, perhatian dan ketertarikan pasangan capres-cawapres dalam isu krisis iklim yang telah muncul di dua debat Pilpres 2024 cukup menggembirakan. Namun di sisi lain juga mengkhawatirkan karena bisa dibelokkan untuk mendukung solusi palsu transisi energi saat mereka terpilih menjadi presiden.

Selain itu, masih kata Firdaus Cahyadi, CCS sejatinya juga masih menghasilkan emisi GRK.

“CCS menghasilkan emisinya sendiri, yang sering tidak diperhitungkan karena energi yang dikonsumsi dalam proses penangkapan,” jelasnya.

“Laporan Panel Antar-Pemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) juga mengungkapkan bahwa kemampuan CCS untuk memberikan pengurangan emisi yang berarti dalam dekade berikutnya sangatlah rendah, sementara biayanya akan sangat tinggi,” Firdaus Cahyadi menguraikan.

Dengan biaya yang tinggi itu harusnya investasinya langsung diarahkan ke pengembangan energi terbarukan. Ironisnya, pada November lalu, beberapa media massa mengabarkan bahwa Presiden Jokowi telah menemui bos perusahaan migas multi-nasional asal Amerika Serikat yang berniat membangun kilang petrokimia dan CCS di Indonesia.

“Presiden Jokowi harusnya paham bahwa CCS adalah solusi palsu transisi energi, jangan hanya karena silau dengan uang trilyunan rupiah, menutup mata dampak buruknya terhadap pengembangan energi terbarukan secara keseluruhan,” kata Firdaus Cahyadi lagi.

Terkait dengan itulah, Firdaus Cahyadi, menghimbau agar para capres dan cawapres waspada dengan solusi palsu CCS ini.

“Capres 2024 tidak perlu mengikuti jejak Presiden Jokowi mengapresiasi CCS dengan cara menemui petinggi perusahaan minyak yang akan berinvestasi di Indonesia. Komitmen kuat terhadap penanganan krisis iklim melalui pengembangan energi terbarukan lebih penting daripada menerima investasi solusi palsu transisi energi seperti CCS,” demikian Firdaus Cahyadi.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya