Berita

Para pendukung Palestina di Amerika Serikat menggelar aksi demonstrasi menutup jalan raya menuju bandara di New York dan Los Angeles pada Rabu (28/12)/Net

Dunia

Demonstran Pro-Palestina Blokir Jalan Menuju Bandara New York dan Los Angeles

JUMAT, 29 DESEMBER 2023 | 01:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi unjuk rasa para pendukung Palestina di Amerika Serikat dilaporkan telah berlangsung di jalan-jalan raya menuju bandara di New York dan Los Angeles pada Rabu (28/12).

Demonstran bergandengan tangan dan membentangkan spanduk yang menuntut segera diakhirinya perang Israel-Hamas dan pemenuhan hak-hak warga Palestina.

Kendati demikian, dua aksi proses tersebut disebut telah mengganggu lalu lintas di pinggiran Bandara Internasional John F. Kennedy di New York dan Bandara Internasional Los Angeles.


"Lalu lintas di jalan tol menuju bandara terhenti selama sekitar 20 menit," ungkap otoritas setempat, seperti dimuat Associated Press.

Karena kondisi lalu lintas yang tidak kondusif, para penumpang pesawat terpaksa berjalan kaki melewati jalan raya yang macet menuju bandara.

Video yang diunggah ke media sosial menunjukkan para penumpang, sebagian membawa koper, meninggalkan kendaraan mereka dan melangkahi pembatas menuju median jalan raya.

Padahal, saat itu jadwal penerbangan maskapai begitu padat karena banyaknya penumpang yang akan berlibur jelang tahun baru.

Juru bicara Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey, Steve Burns mengatakan bahwa 26 pengunjuk rasa di New York ditangkap karena memblokir lalu lintas.

Di waktu yang sama, Jurubicara Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) mengumumkan pihaknya telah menangkap 35 demonstran Pro-Palestina karena tindak kerusuhan dan satu orang ditangkap karena menyerang petugas polisi.  

LAPD menambahkan, tidak ada yang terluka selama aksi protes, namun 215.000 penumpang dan 87.000 kendaraan diperkirakan terdampak kemacetan.

Sejak perang Israel-Hamas meletus 7 Oktober lalu, protes hampir terjadi setiap malam di kota-kota di Amerika Serikat. Para aktivis pro-Palestina menggelar demo untuk merespon peningkatan angka kematian di Gaza.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya