Berita

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

WHO: Populasi Gaza Terancam Bahaya

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 20:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah konflik militer dan krisis kemanusiaan yang berkelanjutan, jumlah populasi penduduk Gaza semakin menurun.

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu (28/12), kelangsungan populasi Gaza semakin terancam, akibat kelaparan akut dan keputusasaan di seluruh wilayah.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan, upaya pengiriman bantuan ke Jalur Gaza kembali terhambat warga yang kelaparan dan menghentikan konvoi paket bantuan.


"Kemampuan WHO memasok obat-obatan, perlengkapan medis, dan bahan bakar ke rumah sakit semakin dibatasi kelaparan dan keputusasaan orang-orang di perjalanan menuju, dan di dalam Jalur Gaza," ungkapnya, seperti dimuat Asharq Al-Aswat.

Menurut Tedros, jika kondisi itu dibiarkan berlanjut jelas mengancam jumlah populasi Gaza yang kali ini sudah rentan.

"Populasi Gaza berada dalam bahaya besar," kata Tedros.

Sebab itu, Tedros mendesak komunitas internasional mengambil langkah-langkah penting terkait penghentian perang segera, dan memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau seluruh Gaza.

"Keamanan staf kami dan kelangsungan operasi bergantung pada lebih banyak makanan yang tiba di seluruh Gaza dalam waktu dekat,” tambahnya.

Menurut laporan terbaru WHO, sejak perang meletus, kini Gaza hanya memiliki 13 rumah sakit yang berfungsi sebagian, dua rumah sakit berfungsi minimal, dan 21 rumah sakit sama sekali tidak berfungsi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya